ROBOTICS UNIVERSITY. Diberdayakan oleh Blogger.

Cara Menggunakan IDE Arduino




robotics-university.com | Setelah pada tulisan sebelumnya tentang Software IDE Arduino dan Mengenal Area Kerja IDE Arduino, maka tulisan kali ini akan mengajak pembaca semua untuk mengetahui cara menggunakan software IDE Arduino untuk membangun suatu proyek otomasi. Dimulai dengan membuat program (Sketch), kemudian menerjemahkannya (Compile/Verify), dan lebih lanjut adalah mengirimkan program (Upload) yang telah dibuat menuju prosesor dari board Arduino yang kita gunakan. Perlu diketahui, bahwa tutorial ini dipraktekkan dengan menggunakan komputer dengan sistem operasi Windows7. 

Step 1: Membuka IDE Arduino 
Untuk membuka IDE Arduino, klik 2 kali icon shortcut IDE Arduino (lihat gambar 1) yang ada di Desktop komputer. Atau dengan membukanya dari menu program Windows yang kita gunakan, dengan mengikuti langkah, tekan tombol START, klik ALL PROGRAM, cari icon IDE Arduino dan klik 1 kali.

Gambar 1. Shortcut IDE Arduino 

Gambar 2. Tekan Start >> All Program >> Arduino 

Setelah langkah di atas dilakukan, maka akan tertampil tampilan pembuka IDE Arduino, seperti tampak pada gambar 3 di bawah ini. 

Gambar 3. Tampilan pembuka IDE Arduino 

Kemudian, tidak berselang lama, akan terbuka halaman kerja IDE Arduino seperti tampak pada gambar 4 di bawah ini. 

Gambar 4. Halaman kerja IDE Arduino 

Step 2: Membuat Program/Sketch 
Setelah halaman kerja terbuka, maka kita sudah siap untuk memulai pekerjaan selanjutnya, yaitu membuat program proyek otomasi kita. Pada proyek Arduino pertama ini, penulis akan mengajak pembaca sekalian untuk membuat proyek mengendalikan nyala (On) dan padamnya (Off) sebuah komponen LED (light Emitting Diode) yang dihubungkan pada pin digital board Arduino Uno yang ke-3 secara bergantian, sehingga menghasilkan efek nyala LED berkedip dengan tunda waktu selama 500 mS. Sebagai simulasi untuk proyek ini, penulis menggunakan bantuan software simulator Proteus. Gambar 5 adalah skematik elektronis proyek Arduino Uno untuk mengendalikan nyala atau padamnya sebuah LED pada pin 3. 

Gambar 5. Rangkaian Arduino Uno dengan LED pada Pin-3 (Digital) 
(Note: Sumber library Arduino Uno untuk Proteus dari www.theengineeringprojects.com

Kemudian program (sketch) untuk merealisasikan proyek pertama kita menggunakan board Arduino Uno dan IDE Arduino adalah seperti tampak di bawah ini: 

// Deskripsi : Program membuat nyala LED berkedip-kedip (ON/OFF) 
#define LED 3 

void setup() 
pinMode(LED, OUTPUT); 

void loop() 
digitalWrite(LED, HIGH);  // LED nyala 
delay(500);               // Tunda 500 mS = 1/2 detik 

digitalWrite(LED, LOW);   // LED padam 
delay(500);               // Tunda 500 mS = 1/2 detik 

Ketik program di atas pada halaman teks/program editor IDE Arduino. 

Step 3: Menyimpan program (Save) 
Jika penulisan program telah selesai, maka supaya file program tidak hilang, lakukan langkah menyimpan file program yang telah dibuat. Cara menyimpan program dapat dilakukan dengan 3 jalan, yaitu pertama, dengan menekan tombol/icon “Save” yang berada di tool-bar IDE Arduino seperti tampak pada gambar 6. 

Gambar 6. Tombol “Save” pada IDE Arduino 

Cara kedua, dengan melalui langkah memilih menu “File,” kemudian menggeser cursor ke bawah dan memilih pilihan Save (Ctrl+S). Lihat gambar 7. 

Gambar 7. Cara menyimpan program, File >> Save 

Dan cara ketiga, adalah dengan menggunakan shortcut tombol keyboard komputer, yaitu kombinasi antara tombol control (Ctrl) dan tombol huruf S (Ctrl + S). Dari ketiga cara menyimpan file program, cukup pilih salah satu cara saja. 

Setelah salah satu langkah di atas dilalukan, maka selanjutnya akan terbuka jendela “Save sketch folder as….” Kita diminta memilih direktori pada komputer yang kita gunakan yang kita pilih untuk lokasi penyimpanan file program yang telah kita buat. Lihat gambar 8. 

Gambar 8. Jendela “Save sketch folder as…” 

Pada tahap ini, pilih direktori, kemudian beri nama file program yang telah kita buat dengan ekstensi *.ino. Jika sudah, selanjutnya tekan tombol “Save.” 

Gambar 9. Direktori lokasi penyimpanan file program 

Setelah tombol “Save” ditekan, maka pada direktori yang kita pilih untuk menyimpan file program akan secara otomatis terbentuk folder penyimpanan file program. Lihat gambar 9. 

Dengan terbentuknya folder mandiri untuk file program, maka hal ini akan memisahkan program yang kita buat dengan file-file atau program-program yang lain dalam direktori tersebut, sehingga akan memudahkan kita ketika akan mencari letak program-program proyek Arduino kita yang lain di masa mendatang, karena tidak tercampur. 

Step 4: Kompilasi program (Compile/Verify) 
Setelah file program disimpan, langkah selanjutnya adalah mengompilasi atau menerjemahkan (Compile/Verify) file program *.ino supaya siap dikirimkan (Upload) menuju IC mikrokontroler yang berada pada board Arduino. Cara mengompilasi program juga ada 3 jalan, pertama dengan menekan icon tombol “Verify” yang berada pada tool-bar IDE Arduino seperti tampak pada gambar 10. 

Gambar 10. Tombol “Verify” pada IDE Arduino 

Cara kedua, dengan melalui langkah memilih menu “Sketch,” kemudian menggeser cursor ke bawah dan memilih pilihan “Verify/Compile (Ctrl+R). 

Gambar 11. Cara menerjemahkan/kompilasi program, Sketch >> Verify/Compile 

Dan cara ketiga, adalah dengan menggunakan shortcut tombol keyboard komputer, yaitu kombinasi antara tombol control (Ctrl) dan tombol huruf R (Ctrl + R). Dari ketiga cara menyimpan file program, cukup pilih salah satu cara saja. 

Gambar 12. Proses kompilasi program sedang berjalan 

Setelah salah satu langkah di atas dilalukan, maka selanjutnya proses kompilasi program akan berjalan. Lihat gambar 12. 

Gambar 13. Proses kompilasi program telah selesai 

Apabila proses kompilasi program telah selesai, maka akan ada notifikasi informasi “Done compiling,” yang menandakan bahwa proses kompilasi program telah selesai. Lihat gambar 13. 

Step 5: Mengirim (Upload) Program ke Board Arduino 
Setelah langkah membuat program dan mengompilasi program telah selesai, maka langkah terakhir yang perlu dilakukan supaya tujuan program yang kita buat dalam proyek pertama menggunakan IDE Arduino dapat dilihat hasilnya adalah mengirimkan (Upload) program yang telah dikompilasi menuju ke dalam IC mikrokontroler yang berada pada board Arduino. Berikut ini adalah langkah-langkah yang perlu dilakukan: 

Langkah 1: Menghubungkan Board Arduino dengan Komputer 
Langkah pertama adalah menghubungkan (instalasi) board Arduino (penulis menggunakan board Arduino Uno) dengan komputer yang kita gunakan seperti tampak pada gambar 14. 

Gambar 14. Instalasi interface board Arduino Uno dengan komputer 

Langkah 2: Melihat Koneksi Board Arduino dengan Komputer Pada Device Manager. 
Sebelum melakukan proses “Upload” program, kita perlu melihat hubungan/koneksi/interface antara kompoter/laptop dengan board Arduino itu di COM berapa. Hal ini dapat dilakukan dengan melihat pada “Device Manager” komputer Windows seperti tampak pada gambar 15. 

Gambar 15. Jendela “Device Manager” - Arduino Uno (COM14) 

Langkah ini perlu dilakukan, karena pada proses “Upload” program dengan menggunakan IDE Arduino, nanti terdapat langkah untuk memilih jalur COM komputer yang digunakan untuk jalur komunikasi/interface antara board Arduino dengan komputer yang digunakan. 

Langkah 3: Memilih Board Arduino yang Digunakan. 
Langkah berikutnya adalah memilih board Arduino yang sedang kita gunakan. Dalam tutorial ini Penulis menggunakan board Arduino Uno. Sehingga pada langkah pemilihan board Arduino, harus dipilih board Arduino Uno. Langkahnya adalah tekan tab-Tools pada Tool-bar IDE Arduino, kemudian gerakkan kursor ke bawah dan klik “Board: …,” Geser kursor ke kanan, selanjutnya pilih “Arduino/Genuino Uno.” Lihat gambar 16. 

Gambar 16. Langkah memilih board Arduino 

Langkah 4: Memilih Koneksi COM Komputer yang Digunakan. 
Setelah memilih board Arduino yang terkoneksi pada komputer yang kita gunakan, langkah selanjutnya adalah memilih PORT jalur komunikasi antara board Arduino dengan komputer. Seperti telah kita lihat pada “Device Manager” (Lihat langkah 2 di atas), board Arduino Uno terhubung dengan komputer pada COM nomor 14 atau COM14, maka kita pilih COM14 sebagai jalur komunikasi board Arduino Uno dengan komputer. Lihat gambar 17. 

Gambar 17. Board Arduino Uno terhubung pada COM14 komputer 

Langkah 5: Memastikan Koneksi Board Arduino Dengan Komputer Sudah Benar. 
Langkah terakhir sebelum langkah meng-upload program menuju board Arduino, adalah memastikan hubungan/interface board Arduino dengan komputer telah benar. Hal ini dilakukan dengan cara melihat notifikasi pada bagian kanan bawah IDE Arduino. Lihat gambar 18. Informasi tersebut memberikan informasi bahwa board Arduino/Genuino Uno telah benar terhubung dengan komputer melalui COM14 komputer. 

Gambar 18. Notifikasi Board Arduino Uno terhubung pada COM14 komputer 

Langkah 6: Mengirim (Upload) Program Menuju Boar Arduino. 
Cara mengirimkan (Upload) program ada 3 jalan, pertama dengan menekan icon tombol “Upload” yang berada pada tool-bar IDE Arduino seperti tampak pada gambar 19. 

Gambar 19. Tombol “Upload IDE Arduino 

Cara kedua, dengan melalui langkah memilih menu “Sketch,” kemudian menggeser cursor ke bawah dan klik pilihan “Upload (Ctrl + U).” 

Gambar 20. Langkah upload program: Sketch >> Upload 

Dan cara ketiga, adalah dengan menggunakan shortcut tombol keyboard komputer, yaitu kombinasi antara tombol control (Ctrl) dan tombol huruf U (Ctrl + U). Dari ketiga cara menyimpan file program, cukup pilih salah satu cara saja. 

Gambar 21. Proses “Upload” program sedang berjalan 

Setelah salah satu langkah di atas dilalukan, maka selanjutnya proses “Upload” program akan berjalan. Lihat gambar 21. 

Gambar 22. Proses “Upload” program telah selesai 

Apabila proses “Upload” program telah selesai, maka akan ada notifikasi informasi “Done uploading,” yang menandakan bahwa proses kompilasi program telah selesai. Lihat gambar 22. 

----oooo000oooo----

Berikut adalah video hasil belajar kita di atas:


Demikian tutorial cara menggunakan IDE Arduino. Semoga bermanfaat.



0 Comment For "Cara Menggunakan IDE Arduino"

Kami hanya mengizinkan komentar yang berkualitas!

Back To Top